Sunday, March 15, 2009

Soto Kudus Depan UIN Jogja

Soto Kudus Depan UIN Jogja
oleh Destina Kawanti

Soto adalah salah satu makanan Favoritku, pokoknya whatever soto. Soto Banjar, Soto Sulung, Soto Sapi, Soto Lamongan apapun yang disebut soto pokoknya pantas di coba. Salah satunya adalah soto kudus, kesempatan di Jogja selama beberapa hari ini kusempatkan menikmati soto kudus. Lokasi di depan UIN Jogja Jalan Solo. Menu utama Soto Kudus dan Nasi Pindang. Soto kudus berkuah bening, dengan contain kecambah, dan ayam suir dan yang paling menonjol adalah rasa bawang dalam taburan bawang gorengnya yang membuat rasa soto kudus ini sangat khas.

Disajikan dalam mangkuk kecil yang “nanggung” karena makan satu porsi akan terasa kurang tetapi kalau nambah satu porsi lagi rasanya terlalu kenyang. Sebagai alternative yaitu dengan pemesanan dalam porsi terpisah antara nasi dan sotonya. Dalam menu terpisah rasanya pas untuk mengisi perut saat lapar.

Selain Soto ada Nasi PIndang berisi nasi dan daging sapi berkuah , kuahnya coklat rasanya mirip rawon tetapi lebih bening, disajikan dalam piring beralaskan daun pisang, aroma daun pisang ini akan member nuansa yang lain karena daun pisang terkena panasnya kuah akan memberikan aroma tersendiri. Selain itu sebagai menu additional ada perkedel kentang sate kerang dan sate telur puyuh, terkadang ada sate jerohan dan usus. 






PECEL MADIUN Mbak Sari - Stasiun Madiun

PECEL MADIUN Mbak Sari di Stasiun Madiun
oleh Destina Kawanti

Pulang kampong adalah event yang paling aku nantikan, selain mengunjungi orang tua, pasti ketemu teman2 lama di Jogja. Seperti biasa, transportasi yang paling nyaman yang terjangkau adalah naik kereta. Memakan waktu 5,5 – 6 jam perjalanan Jogja – Surabaya. Dalam perjalan pasti berhenti di stasiun Madiun sekitar 5 – 10 menit.

Ada satu hal yang menarik disini, apa lagi kalau bukan makanan khas, Pecel Madiun. Satu tempat yang paling aku merasa cocok adalah di warung Pecel Mbak Sari di Stasiun Madiun. Biasanya memang sudah terbiasa melayani “very fast service” mengambil waktu berhenti yang hanya sesaat. Menu disini yang paling Favorit (menurutku) adalah Pecel Paru atau Pecel Empal.

Selain empalnya empuk rasanya memang khas, cukup manis untuk ukuran umum, tapi pas komposisinya . Bumbu pecelnya juga enak khas madiun sekali, dan nasinya punel apalagi dimakan dalam keadaan hangat… pokoknya rela deh meskipun agak berlari2 turun ke stasiun untuk sekedar menikmati pecel pincuk ini. Tapi sayang foto belum bisa saya hadirkan, lupa untuk ambil gambar hidangan ini. Selain lauk yang telah saya sebutkan tadi ada beberapa lauk pilihan lain, seperti tahu, tempe , telur dadar dan beberapa pilihan lain.

Silakan mencoba seandainya kebetulan naik kereta jurusan Jogja – Surabaya.

Monday, March 2, 2009

Menikmati ikan bakar di Alun-alun Lamongan

Menikmati ikan bakar di Alun-alun Lamonganoleh Destina Kawanti

Setelah seharian jalan-jalan di Taman Wisata Bahari Lamongan , kami sempatkan makan ikan bakar di Alun2 Lamongan, yang rasanya cukup mak Nyus..
Kami pesan 3 macam ikan bakar, kakap. bubara dan Kerapu dengan dilengkapi sambal terasi dan lalapan lengkap sudah untuk dinikmati...





Sop Buah Masjid Agung Surabaya

Sop Buah Masjid Agung Surabaya
oleh Destina Kawanti

Masjid agung selain sebagai tujuan wisata religi di Surabaya, juga merupakan wisata kuliner. Dengan catatan harus bias menjaga kesopanan berada disekitar lingkungan Masjid terbesar di Surabaya ini. Menjelang sore hari disekitar masjid banyak pedangang kaki lima dengan berbagai macam menu. Pedagang Kakl lima di sekitar masjid berada di dua sudut MAsjid. Yang pertama ada di depan, di sisi timur di tepi jalan di luar pagar halaman masjid , pada umumnya berupa makanan utama ( main dishes) seperti bebek goring, tempe penyet (akan di bahas kemudian). Sedangkan di sisi utara biasanya berupa makanan ringan seperti juice, mie ayam dan sebagainya.



Kali ini saya akan bercerita tentang Sop Buah, satu-satunya sop buah yang saya nilai paling enak segar dan unforgetable rasanya. Selain tampilannya yang menarik juga jenis buahnya yang sangat beragam. Sob buah disebut demikian saya kurang tahu pasti sejarahnya, hanya saja memang mirip dengan es buah pada umumnya , hanya jenis buah yang disertakan memang cukup banyak bisa lebih dari 10 jenis buah tergantung musim.

Sop buah terdiri dari beberapa jenis buah segar dan kaleng yang dipotong2 dengan disajikan syrup dan es batu yang telah dihaluskan. 

Biasanya Buah-buahan terdiri dari :

Apel 
Melon 
Pir 
Semangka 
Strawberry 
Anggur 
Lecy 
Nangka 
Apukat 
Sirsat 
Mangga ( saat musim) 
Jeruk kaleng 
Rambutan ( saat musim) 
Selasih 

Kuah terdiri dari air gula, syrup leci dan air jeruk ditambah susus kreamer.

Mengenai lokasi tepatnya berada di sebelah utara masjid agung bersebelahan dengan Lontong Kikil sepanjang. Buat yang penasaran boleh dicoba.